Hamidahmamur’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Mar
25

picture0149.jpgpicture0142.jpgcam_0051.jpg

Sekecil apapun benda dan makhluk yang telah Tuhan ciptakan di dunia ini, pasti ada gunanya, salah satunya cacing tanah. Meskipun banyak orang yang jijik melihatnya namun ternyata cacing banyak sekali kegunaannya, diantaranya : sebagai pakan ternak, pembuat pupuk/baja, sebagai bahan obat-obatan, dan bahan kosmetik.

Selama ini saya ternak cacing dengan tujuan mendapatkan cacing dan baja untuk lahan pertanian sendiri, namun setelah tetangga lahan pertanian saya melihat hasil tani saya lebih bagus, merekapun ikut serta memakai pupuk organik seperti saya, dan dari mulut kemulut saya menjual cacing dan kascingnya ( pupuk organik ). Saat ini bahkan banyak perkebunan besar yang menggunakan kascing sebagai pupuk organik, selain murah harganya hasil panenpun jauh lebih bagus.

Saat ini saya siap mensuplai cacing lumbricus rubellus dan Eisenia foetida sebanyak 500kg/minggu, dan pupuk organiknya sebanya 30 ton/bulan. Bagi yang berminat dapat menghubungi saya di 62 878210 65097.

Mar
25

gudang-kascing2.jpgimg0152a.jpgpeternakanku di Bandung

Banyak cara ternak cacing yang ditawarkan dan diajarkan, namun tidak semua gampang seperti yang tiajarkan, cara ternak cacing yang saya praktekana di peternakan saya sebagai berikut:

1. Siapkan lahan ( lokasi peternakan ) dan wadah atau kotak.

2. Siapkan media, usahakan media yg banyak kita dapat di sekitar peternakan, supaya tidak menambah kost pengeluaran lagi.

3. Siapkan induk cacing. ( dapat dibeli di saya )

4. Siapkan pakan cacing, berupa ampas tahu atau kotoran sapi yg baru 2-3 hari.

5. Siapkan pekerja

Setelah semua siap, lakukan sebagai berikut: masukan 0.5kg induk cacing kedalam satu wadah atau kotak berisi minimal 3kg media yg telah matang, berikan dia pakan setiap dua hari sekali kalau diberi pakan ampas tahu, tapi jika diberi pakan kotoran sapi yg baru 2-3hari berikan satu minggu sekali. Periksalah setiap 2-3 minggu sekali, bila terlihat sudah bertelur dan banyak telurnya serta menguning segeralah dipisahkan antara cacing dan telur cacing. Induk cacing dipindahkan kemedia yang baru dan wadah yg baru pula, sedangkan media yg lama beserta telur cacing dimasukan lagi ke wadah yg lama, biarkan telur tersebut 2-3minggu atau sampai menetas, setelah menetas beri pakan sampai dia sebesar induknya yaitu sekitar 1 bulan kemudian, setelah itu lalu dipindahkan ke media yang baru, dan media bekas dia bisa diambil sebagai kascing atau pupuk organik. Sementara itu induk cacing yang tadi biasanyasudah bertelur lagi beberapa kali karena bila pakan dan medianya bagus induk cacing tersebut akan bertelur setiap 2 minggu sekali.